Home / TERKINI / Usai Dilantik, Dua Kades di Malang Langsung Dijebloskan ke Lapas
sai dilantik, kades di Malang ini djebloskan lapas (Foto : Detik.com)

Usai Dilantik, Dua Kades di Malang Langsung Dijebloskan ke Lapas

Malang – Dua Kades di Kabupaten Malang dijebloskan ke Lapas Lowokwaru usai mengikuti pelantikan. Keduanya merupakan kades terpilih hasil Pilkades serentak Juni 2019 lalu.

Mereka ditahan, karena terbukti menyelewengkan Alokasi Dana Desa (DD) hingga menyebabkan kerugian negara ratusan juta rupiah.

Dua Kades itu adalah Mujiono yang dilantik menjadi Kades Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dan Paimin Purwanto Kades Tlogosari di Kecamatan Tirtoyudo.

Baca :  Tersangka Korupsi Dana Desa dilantik

Baca : Kasus Korupsi Dana Desa Tiga Mantan Pjs Kades Diancam 20 Penjara

Baca : Kades Jadi Tersangka, Suami Istri Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa

Mujiono dan Paimin dilantik bersama 269 Kades terpilih di Pendopo Pemkab Malang, hari ini. Pelantikan dilakukan oleh Plt Bupati Malang Sanusi berdasarkan hasil Pilkada serentak Juni 2019 lalu. Usai pelantikan, Mujiono dan Paimin digelandang ke Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang, untuk kembali menjalani masa penahanan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwaji menuturkan, pelantikan dua kades tersangkut kasus dugaan korupsi ADD itu sah.

Menurut Peraturan Mendagri Nomor 66 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, dijelaskan bagi calon Kades terpilih yang ditetapkan sebagai tersangka, bisa dilantik sebelum adanya status hukum tetap atau inchrat.

“Jadi sesuai Permendagri itu, kades terpilih masih bisa dilantik, sebelum adanya vonis pengadilan,” terang Suwaji kepada wartawan usai pelantikan, Kamis (29/8/2019).

Baca : Hasil Audit BPKP Temukan Kerugian Negara Rp 1 Milyar Lebih, Dugaan Korupsi Dana Desa Lokbuntar Banjar Segera Disidangkan

Baca :  Sidang Perdana Kasus Korupsi Dana Desa Sawang Selatan Karimun, Jaksa : Ada Kejangalan Dana Silpa Tidak Dikembalikan ke Desa

Baca :  Sembunyi Saat Jadi DPO, Mantan Kades Ini Diringkus Polisi Dugaan Korupsi Dana Desa 2017

Dua Kades berstatus tersangka itu, kata Suwaji, diizinkan keluar dari Lapas Lowokwaru hanya untuk mengikuti pelantikan. Setelah itu, keduanya dikembalikan untuk menjalani masa penahanan sementara.

“Mereka keluar hanya ikut pelantikan saja, setelah itu dikembalikan ke Lapas Lowokwaru. Selain itu, memang ada jaminan dari keluarga dan pihak kecamatan untuk kedua tersangka,” tegas Suwaji.

sumber ,: detik.com

About aan

Media ini Merupakan sarana informasi yang dibangun untuk mempublikasikan ide dan gagasan, maupun informasi tentang desa di Nusantara. Isi informasi dan berita berasal dari sumber dan media yang dipercaya. Media ini bersifat privasi dan memiliki tujuan positif untuk membantu desa mendapatkan informasi. Media ini bukan untuk bisnis.

Check Also

Korupsi Dana Desa Hingga Rp 156 Juta, Mantan Kades di Bojonegoro Dijebloskan Penjara

Bojonegoro – Korupsi dana desa, seorang mantan kepada desa (kades) di Bojonegoro diamankan. Kades bernama Totok …

2 comments

  1. Dana Desa memang menggiurkan, ladang segar bagi para Kepala Desa yang haus akan kekuasaan. Oleh karena itu, diharapkan partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *