Home / TERKINI / Rekanan Janjikan Wanita Cantik Malah Dapat Gemuk, Kades Ini Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi DD Pembangunan Gedung PAUD

Rekanan Janjikan Wanita Cantik Malah Dapat Gemuk, Kades Ini Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi DD Pembangunan Gedung PAUD

KUPANG- Dari fakta persidangan dugaan korupsi dana Desa Hoi terungkap jika wanita menjadi pelicin yang membuat kepala Desa Hoi, Edinius Tuke berani mencairkan dana pembangunan gedung Paud dan Posyandu walau belum selesai dikerjakan.

Baca Juga : Kades Ini Meringkuk di Lapas, Setelah Kedapatan Korupsi DD

Rekanan, Vincensius Sonbai menjanjikan wanita berkulit putih, muda dan langsing kepada Kades Hoi, Edinius Tuke jika uang pengerjaan dua bangunan senilai 212.963.000 segera dicairkan sang kades. Padahal, kedua bangunan tersebut belum rampung dikerjakan, namun karena Kades Tuke tergiur janji wanita yang akan diberikan rekanan, Kades Tuke nekat mencairkan 100 persen uang pekerjaan dua bangunan tersebut.

” Jadi dari persidangan terungkap kalau rekanan menjanjikan wanita sebagai balas jasa jika kades Tuke mencairkan uang pekerjaan dua bangunan tersebut,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri TTS, Fachrizal kepada pos kupang.com, Sabtu (20/7/2019) di puskesmas Nule.

Baca Juga : :Diduga Korupsi Dana Desa, Kades Ini Diperiksa

Usai uang diterima, Kades Tuke langsung pergi ke Kupang untuk bertemu dengan wanita yang dijanjikan sang rekanan. Namun sayangnya, bukan wanita berkulit putih, muda dan berbadan langsing yang disediakan rekanan, melainkan wanita gemuk.

” Janjinya wanita putih, muda dan langsing, tetapi kenyataannya yang rekanan sediakan wanitanya gemuk dan tidak putih seperti yang dijanjikan,” ujarnya.

Kejaksaan Negeri TTS juga sudah melimpah tiga berkas tersangka kasus korupsi dan desa Hoi atas nama Kades Hoi, Edinius Tuke, Ketua TPK, Elias Nome dan Bendahara Hoi, Yustus Mnao. Dalam pekan ini ketiga tersangka tersebut akan segera disidangkan di pengadilan Tipikor Kupang.

Baca Juga : Anak dan Bapak Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

Diberitakan pos Kupang sebelumnya, Kejaksaan Negeri TTS, Rabu (15/5/2019) sore kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus korupsi pembangunan gedung PAUD dan Posyandu Desa Hoi senilai Rp 212.963.000, tahun anggaran 2016 silam.

Ketua TPK, Elias Nome dan Bendahara Hoi, Yustus Mnao yang sudah menyandang status tersangka ditahan jaksa penyidik di Rutan Soe. Sebelumnya Jaksa sudah lebih dahulu menahan kepala desa Hoi, Edinius Tuke. (*)

Sumber : https://kupang.tribunnews.com/2019/07/21/kasus-korupsi-di-tts-ntt-terungkap-wanita-jadi-pelicin-korupsi-dana-desa-hoi

About aan

Media ini Merupakan sarana informasi yang dibangun untuk mempublikasikan ide dan gagasan, maupun informasi tentang desa di Nusantara. Isi informasi dan berita berasal dari sumber dan media yang dipercaya. Media ini bersifat privasi dan memiliki tujuan positif untuk membantu desa mendapatkan informasi. Media ini bukan untuk bisnis.

Check Also

Pembukaan Seleksi CPNS Molor, BKN Bakal Gelar Ratas

JAKARTA – Pemerintah membuka seleksi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Oktober 2019. Seleksi ini …