Home / TERKINI / Pemborong Melarikan Diri, Diduga Korupsi Pembangunan Balai Desa Kades Ini Ditetapkan Tersangka

Pemborong Melarikan Diri, Diduga Korupsi Pembangunan Balai Desa Kades Ini Ditetapkan Tersangka

YOGYAKARTA, – Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Yogyakarta, menetapkan Kepala Desa Baleharjo, Agus Setiawan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Balai Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.

“Sudah (ada penetapan tersangka), sementara baru satu,” kata Kajari Gunungkidul, Asnawi Mukti, saat ditemui di Kantor DPRD Gunungkidul, Senin (12/8/2019) seperti dilansir kompas.com

Baca :   Diduga Korupsi ADD Untuk Nikah Lagi, Kades Ini Ditetapkan Tersangka

Asnawi menyebut, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus ini.

“Kasus korupsi itu tidak berdiri sendiri, ada kemungkinan tersangka lainnya,” ucap dia.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gunungkidul, M Darojat mengatakan, pihaknya sudah mentapkan AS sebagai tersangka pada 5 Agustus 2019.

“AS sudah ditetapkan tersangka tanggal 5 lalu,” ucap dia.

Kades Baleharjo Agus Setiawan mengatakan, sudah mengetahui jika ditetapkan sebagai tersangka saat muncul dalam undangan pemeriksaan perangkat desa.

“Nama saya muncul dalam undangan Kejari (Kejaksaan Negeri) Gunungkidul yang ditujukan kepada perangkat desa,” ucap dia.

Agus mengakui ada kesalahan administrasi, karena tidak mampu menunjukkan bukti pelaporan penggunaan anggaran pembangunan balai desa.

Sebab, pemborong yang membangun balai desa melarikan diri.

“Karena memang yang membuat laporan itu bukan saya. Yang bertanggung jawab pemborong, tapi melarikan diri. Lalu apa yang akan saya laporkan,” ujar dia.

Saat ini, ia tengah mempersiapkan diri menghadapi kasus hukum, termasuk setiap saat dimasukkan ke jeruji besi.

Baca : Kemendes Luncurkan Buku Manfaat Dana Desa

Seluruh keluarganya pun sudah diberikan penjelasan mengenai kasus hukumnya.

“Saya menyampaikan kepada anak istri, kasus ini kesalahan administrasi dan bukan mengambil hak dari orang lain,” kata dia.

Pembangunan balai desa menelan dana total sekitar Rp 1,4 miliar. Nilai kerugian negara dalam kasus tersebut sekitar Rp 350 juta.

Baca :  Eks Bupati Jadi Tersangka Diduga Korupsi Dana Desa

Baca : 400 Kades Potensi Terjerat Hukum

Baca : Korupsi Dana Desa Untuk Pekerjaan Jalaj, Kades Ini Ditahan

Sumber : kompas.com

About aan

Media ini Merupakan sarana informasi yang dibangun untuk mempublikasikan ide dan gagasan, maupun informasi tentang desa di Nusantara. Isi informasi dan berita berasal dari sumber dan media yang dipercaya. Media ini bersifat privasi dan memiliki tujuan positif untuk membantu desa mendapatkan informasi. Media ini bukan untuk bisnis.

Check Also

Pembukaan Seleksi CPNS Molor, BKN Bakal Gelar Ratas

JAKARTA – Pemerintah membuka seleksi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Oktober 2019. Seleksi ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *