Home / INSPIRASI / Mengintip Pasar Rempah dan Sayur Dadakan di Rejai Lingga

Mengintip Pasar Rempah dan Sayur Dadakan di Rejai Lingga

LINGGA – Ramai. Begitulah suasana malam ketika ada pedagang dadakan bejaja di Rejai. Suasana itu akan terjadi dalam seminggu sekali.

Tidak seperti malam biasanya, jika pedagang ini tidak berjualan. Suasana Rejai terlihat sepi dan sunyi. Namun, Ketika pedagang dadakan datang, malam hari pun akan terlihat ramai dan sesak.

BACA JUGA :  Pulau Rejai Yang Indah

Dari emak-emak, bapak-bapak hingga anak-anak berdatangan membeli dan untuk melihat pedagang berjualan salah satu di Tepekong Desa Rejai ini.

Pasar dadakan ini menjadi salah satu wisata kuliner bagi masyarakat Rejai. Dan tentunya ini sesuatu yang tidak biasa.

Bermacam-macam pedagang membawa hasil daganganya di Rejai. Yah, mulai dari buah-buahan, rempah, sayur mayur, sepatu, sandal, dan peralatan dapur lainyan.

BACA JUGA :  Al Qur’an Bertuliskan Tanggan di Lingga

Harganya pun terjangkau. Sayur mayur dan rempah menjadi salah satu makanan favorit dan dicari emak-emak di desa ini. Tak tanggung-tanggung, mereka membelinya untuk persediaan satu minggu.

“Harganya memang murah dan terjangkau. Disini, harga cabe saja hanya 4 ribu. Biasanya di jual warga sini bisa Rp 7 hingga Rp 8 ribu,” kata salah seorang warga Rejai.

Sayur dan rempah memang sangat sulit di Rejai, apalagi tanah di desa ini merata bebatuan. Sementara masyarakat Rejai, lebih memilih kerja ke laut ketimbang berkebun. Dan memang lautlah sumber kekuatan ekonomi masyarakat Rejai. Denyut nadi ekonomi memang berada di Laut.

“Kami, berjualan keliling ke pulau-pulau pak. Biasanya, setiap hari kami berganti pulau,” kata salah seorang pedagang dadakan ini. Ia pun tampak sibuk melayani masyarakat silih berganti membeli dagangannya.

Pedagang yang berjualan keliling ini membawa dagangan mereka dari pulau Batam dan di jual ke pulau-pulau yang ada di Lingga.

Kabupaten Lingga ini merupakan daerah yang memiliki banyak pulau. Bahkan, pulau-pulau tersebut memang sulit untuk di tanam sayur-mayur. Tak heran, pedagang yang datang membawa satu dan rempah selalu di buru warga di pulau.

Penulis : Ahmad Yani

Guru SMPN 2 Senayang Lingga

About aan

Pernah bergelut di dunia jurnalistik selama 5 tahun dan dua tahun sebagai Sekretaris Desa. Media ini Merupakan sarana informasi yang dibangun untuk mempublikasikan ide dan gagasan, maupun informasi tentang desa di Nusantara. Isi informasi dan berita berasal dari sumber dan media yang dipercaya. Media ini bersifat privasi dan memiliki tujuan positif untuk membantu desa mendapatkan informasi. Bukan untuk bisnis, pengelola menerima berita dari desa dan artikel seputar desa. : WA :081364175687 dan email : neniastaria1987@gmail.com

Check Also

Susahnya Kita Ada Lagi Yang Lebih Susah

Kita sering mengeluh ketika dihadapi berbagai persoalan, sehingga itu menjadi beban dalam pikiran. Bukanya mencari …