Home / PENDIDIKAN / Menanti Kelulusan UN dan UASBN

Menanti Kelulusan UN dan UASBN

Ujian Nasional (UN) setingkat SMP dan SMA sederajat sudah pun selesai. Sekolah pun sudah mengirim hasil lembaran jawaban ke Dinas Pendidikan (Disdik). Lembaran jawaban itu juga akan dikirim Disdik ke pemerintah pusat melalui panitia di Kementerian Pendidikan.

Dalam waktu beberapa minggu ke depan, hasil UN tingkat SMP maupun SMA akan segera diumukan sekolah. sementara kita melihat para siswa-siswi itu sedang menantikan hasil akhir UN ini. Mereka pasti harap cemas menantikan hasilnya, apakah lulus atau tidak lulus.

UN adalah salah satu syarat kelulusan bagi siswa, walaupun jika dipersantesakan hasil UN hanyalah 40 persen, sedangkan 60 persen ditentukan dari sekolah. Namun, nilai UN dan UASBN harus saling mendukung agar para siswa bisa lulus maksimal.

Kenapa kelulusan itu penting?
Tiga tahun siswa SMP dan SMA –sederajat menempuh pendidikan di sekolah formal. Selama di sekolah kelulusan mereka akan ditentukan dengan hasil Ujian, yang kita kenal UN dan UASBN. Persentase nilai kelulusanya UN 40 persen sementara 60 ditentukan sekolah.

Bagi penulis, kelulusan bagi siswa itu penting. Hal itu sebagai syarat bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Jika tidak lulus dari UN dan UASBN, maka harus mengulangkan kembali ke sekolah asal. Tetapi, lulus UN dan UASBN bukan akan mendapatkan surga. Dan bukan juga akan mendapatkan pahala. Ia hanyalah bentuk-bentuk angka dan nilai. Sifat nilai tersebut baku di ijazah dan tidak baku di kehidupan siswa.

Kelulusan itu hanyalah syarat dan memang menjadi aturan pemerintah yang dituangkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional kita. UN dan UASBN dilaksanakan saat ini juga merupakan amanat Undang-Undang yang harus dilaksanakan.

Amanat itu jugalah yang harus dilaksankaan satuan pendidikan kita saat ini. Pelaksanaan UN harus dilaksanakan meski banyak menolaknya. Seperti tertuang dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 58 ayat (2) berbunyi “Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.

UU Sistem Pendidikan Nasional itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 66 ayat (1), berbunyi “Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud dalam pasal 63 ayat (1) butir c bertujuan untuk menilai pencapaian komptensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajar ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk Ujian Nasional (UN)”.

Itulah salah satu pasal dalam PP yang mengatur UN. Namun, untuk kita ketahui bawah setiap anak didik dilahirkan di dunia ini tidak bisa dinilai dengan angka-angka UN. Ujian tersebut hanyalah bentuk buatan sistem pendidikan yang sedang berlangsung saat ini.

Siswa-siswa yang inign lulus memang harus mencapai nilai ambang batas yang telah diatur dalam aturan pemerintah. Jika nilai kelulusan siswa tidak mencapai ambang batas, siswa harus mengulang kembali selama satu tahun.

Kelulusan Bermanfaat

Pendidikan seyongyanya adalah melahirkan anak didik bukan hanya cerdas tetapi berakhlak dan bermoral. Itulah yang diharapkan Guru, wali murid dan masyarkat. Kelulusan bukan hanya sekadar lulus, namun mereka mampu beradaptasi sopan dan santun. Itulah lebih penting.

Guru mana yang tidak senang melihat siswa mereka berhasil, bahkan siswa berhasil juga menjadi kebanggaan bagi keluarga mereka. Berhasil disini bukanlah mereka yang mendapatkan nilai tertinggi, namun mereka berhasil memiliki karakter, bisa bermanfaat untuk masyarkat dan agama.

Penulis : Ahmad Yani
Guru SMPN 2 Senayang

About aan

Pernah bergelut di dunia jurnalistik selama 5 tahun dan dua tahun sebagai Sekretaris Desa. Media ini Merupakan sarana informasi yang dibangun untuk mempublikasikan ide dan gagasan, maupun informasi tentang desa di Nusantara. Isi informasi dan berita berasal dari sumber dan media yang dipercaya. Media ini bersifat privasi dan memiliki tujuan positif untuk membantu desa mendapatkan informasi. Bukan untuk bisnis, pengelola menerima berita dari desa dan artikel seputar desa. : WA :081364175687 dan email : neniastaria1987@gmail.com

Check Also

Sebanyak 47 Siswa Baru SMPN 2 Senayang, Lingga Ikuti Upacara MPLS

REJAI – Siswa baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Senayang Kabupaten Lingga, mengikuti upacara …